Batik Cirebon – Hanya di Batik Trusmi Belanja Batik Dapat Motor

batik cirebonBatik Cirebon – Berhubungan dengan hari libur panjang di bulan Desember Pusat Grosir Batik Trusmi mengadakan Promo “Belanja Batik dapat Motor”, dengan hanya belanja 100rb Rupiah pengunjung bisa mendapatkan kupon undian yang akan di undi pada bulan Maret 2016.

Promo undian ini berlangsung hingga Maret agar konsumen bisa mengumpulkan undian sebanyak banyaknya dan mendapatkan undian berupa motor, banyak konsumen yang sangat senang dengan promo yang diadakan di Pusat Grosir Batik Trusmi Cirebon karena para konsumen berantusias ingin mendapatkan hadiah undian Motor.

” Saya kaget melihat ada banner di Toko batik trusmi Belanja batik dapat motor saya bergegas mengajak keluarga untuk belanja sebanyak banyaknya agar bisa dapat kupon banyak ” , ujar pengunjung batik trusmi, Sabtu (26/12/2015).

Batik Cirebon – Promosi ini juga bertujuan Melestarikan Warisan Indonesia yaitu Batik semakin banyak yang menggunakan batik semakin terkenal juga batik hingga ke Mancanegara.

Ayo kapan lagi belanja batik bisa dapat motor ajak keluarga dan teman-teman ke Pusat Grosir Batik Trusmi Terlengkap, Terluas, dan Termurah se-Indonesia,( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Sally Giovanny : Wanita Muda dan Berinspirasi

batik cirebonBatik Cirebon – Sally Giovanny wanita cantik kelahiran 25 September 1988 ini ternyata diam-diam banyak menginsipirasi para wanita, yang kini hampir kebanyakan para wanita takut dalam mengeksperisakan kemampuan dan bakat yang dimilikinya. Hal inipun terlihat dari banyaknya tawaran untuk mengisi acara seminar di berbagai daerah baik di dalam Kota Cirebon maupun luar Kota Cirebon, Sabtu (19/12).

Sally Giovanny yang merupakan owner Toko Pusat Grosir Batik Trusmi di wilayah Kabupaten Cirebon ini ternyata beberapa waktu lalu pun telah mengisi seminar dikawasan Sidoarjo, Jawa Timur tepatnya di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dalam seminarnya itu juga terlihat banyak para wanita yang sangat antusias untuk mengikuti acara tersebut.

Diungkapkan oleh Ketua Acara M. Taufik Hidayat yang bertemakan “ Muslim Muda Miliarder“ mengatakan bahwa dipilihnya Sally Giovanny untuk dijadikan pemateri tersebut dikarenakan Sally Giovanny memiliki banyak kelebihan yang dapat menginspirasi masyarakat khususnya dikalangan wanita.

“ beliau itu penuh bakat yang sangat luar biasa bukan hanya itu ditambah juga dalam perjalanan hidupnya banyak sekali pelajaran yang harus dibagi kepada masyarakat khususnya para remaja dan wanita agar mereka itu mempunyai pandangan bahwa wanita itu diusia berapa pun bisa bereksperi, untuk yang hadir itu pesertanya sebanyak 900 orang dan 90%nya dari mahasiswa, “ tuturnya.

Batik Cirebon – Tak hanya itu dia juga mengatakan bahwa di daerah Sidoarjo Sally Giovanny banyak disukai oleh masyarakatnya karena kecerdasannya dan sikapnya yang sangat sederhana. Hal ini juga diungkkapkan oleh Sekretaris pribadinya Valentina yang kebetulan saat itu dirinya ikut mendapangi dalam perjalanannya menuju Sidoarjo.

“ saat kami berkunjung ke daerah Sidoarjo dan mampir ke salah satu cafe disana jujur saya kami itu sangat kaget dengan sikap salah satu karyawannya yang ternyata dia itu adalah follower dari ibu Selly di Instagramnya. dia juga langsung mendekati bu Selly dan meminta tanda tangan, serta foto bersama. “ Ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Sally Giovanny ini dulunya sempat menjadi salah satu model di majalah yang cukup ternama di Indonesia dirinya mulai menitih karirnya sebagai pengusaha batik setelah menikah dengan suaminya Ibnu Riyanto. Dan kini Sally Giovanny juga memiliki banyak perusahaan ternama diwilyah Cirebon Jawa Barat. ( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Batik Masuk Warisan Dunia, Berapa Upah Perajinnya?

batik cirebonBatik Cirebon – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa di bidang pendidikan dan kebudayaan, UNESCO, telah menetapkan batik sebagai salah satu Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak 2 Oktober 2009. Namun ironisnya, masih banyak perajin batik, khususnya di Yogyakarta, belum mendapatkan imbalan yang setimpal atas karya-karya yang dibuatnya.

“Kami digaji mingguan per kain. Satu minggu Rp 200 ribu,” ujar salah satu perajin yang enggan menyebutkan namanya kepada Tempo, Senin, 7 Desember 2015.

Ia mengatakan upah tersebut sangat pas-pasan hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja. Padahal, untuk membuat satu kain batik tulis berukuran dua setengah meter, perajin membutuhkan waktu tiga pekan hingga satu bulan untuk menghasilkan kain yang berkualitas.

“Awalnya kain dilukis, lalu dicanting, setelah dicanting kain direbus untuk menambahkan warna,” katanya. Proses canting dan pewarnaan inilah yang menurut dia membutuhkan waktu yang sangat lama.

Batik Cirebon – Ia bercerita, satu hari ia mendengarkan wawancara dengan pejabat kota dalam siaran radio. Pejabat tersebut mengatakan batik merupakan warisan dunia sehingga perajinnya harus dihargai. “Waktu itu beliau mengusulkan setidaknya para pengrajin itu diberi gaji UMR,” ujar dia.

Namun, bagi perajin sepertinya hal itu hanyalah angan-angan semata. “Sampai sekarang endak ada yang berani bilang. Kami takut,” ujarnya.

Tempo berkesempatan untuk melihat-lihat kain batik yang telah dibuat para perajin di tempat tersebut. Ternyata, toko mematok harga mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan, Tempo juga menemukan dua meter kain batik seharga belasan juta rupiah.

Masuknya batik sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO diharapkan dapat memotivasi dan mengangkat harkat perajin batik. Tak hanya itu, hal ini juga diharapkan bisa mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Masih banyak pengrajin batik yang hidup seadanya, saya berharap siapa pun yang di luar saya bisa mendengar suara kami,” ujarnya.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Sama Seperti Indonesia, Afrika juga Punya Kain Batik

batik cirebonBatik Cirebon – Batik memang diakui dunia sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia. Namun ini tak berarti kalau batik cuma ada di Indonesia saja. Beberapa negara lain juga memiliki batik sebagai kain tradisionalnya.

Salah satunya adalah negara di Afrika, Kamerun. Kamerun adalah sebuah negara yang terletak di kawasan Afrika tengah dan barat. Negara ini berbatasan langsung dengan Nigeria, Chad, Kongo, Gabon, Guinea Khatulistiwa.

Batik Kamerun dan negara-negara di Afrika ini dikenal secara umum sebagai batik Afrika. Masyarakat setempat pun menyebutnya sebagai batik.

Tak jauh berbeda dengan batik Indonesia, proses pembuatan batik ini pun sama, yaitu dengan penggunaan lapisan warna. Meski sekilas terlihat mirip, namun tetap saja terlihat sangat berbeda. Urusan motif, tentu saja sangat berbeda.

Batik Cirebon – Jika motif batik Indonesia, kebanyakan melambangkan filosofi mendalam soal sejarah, kekayaan budaya atau lainnya, maka batik Afrika lebih banyak menggambarkan identitas Kamerun atau Afrika secara keseluruhan.

Dari batik-batik Afrika yang banyak terlihat di berbagai tempat di Kamerun, kebanyakan batik ini menggunakan motif binatang, tribal, motif bunga sampai motif peta afrika. Namun motif batik yang paling populer adalah motif batik tribal.

Semua motif batik ini seolah ingin menggambarkan identitas mereka sebagai kain tradisional khas Afrika. Beberapa kali penduduk Afrika juga suka berkreasi dengan motif batik mereka, salah satunya dengan menambahkan motif wajah di dalamnya.

Batik Afrika ini memiliki ukuran motif yang besar. Selain itu, jarak antar motifnya pun tidak terlalu rapat. Dalam satu kainnya, mereka bisa memadukan satu motif dengan motif lainnya. Batik Afrika juga tak memiliki isen-isen seperti layaknya batik Indonesia. Isen-isen adalah motif batik berukuran kecil yang biasa digunakan sebagai pengisi jarak antara motif batik yang satu dengan yang lain.

Soal warna, batik Afrika berbeda dengan milik Indonesia. Batik Afrika punya warna yang lebih mencolok dan terang. Meskipun tak semuanya demikian. Ada beberapa yang juga punya warna gelap.

Desain batik Afrika ini umumnya digunakan untuk membuat baju-baju yang dipakai sehari-hari. Bukan cuma baju ke pesta saja tapi juga baju tradisional yang dipakai untuk sehari-hari, baik laki-laki atau perempuan.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Batik Sebagai Warisan Dunia

batik cirebonBatik Cirebon – Pengakuan batik Indonesia oleh Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membawahi masalah kebudayaan, UNESCO sebagai salah satu warisan dunia membuat kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pengukuhannya akan secara resmi dilakukan pada 2 Oktober 2009 mendatang di Prancis.

Ditengah maraknya pengakuan oleh bangsa lain terhadap budaya asli Indonesia, berita pengakuan batik Indonesia sebagai warisan dunia bisa menjadi kado istimewa untuk bangsa Indonesia.

Batik Cirebon – Batik memang identik dengan Indonesia, tetapi bukan berarti negara lain tidak bisa memproduksinya. Negara-negara seperti Malaysia, Singapura, bahkan China juga memproduksi batik dengan motif yang cukup beragam. Walau demikian ternyata tidak membuat pengakuan dunia internasional terkait batik Indonesia memudar.

Jenis batik yang akan dikukuhkan sebagai World Heritage adalah batik tulis dan bukan batik printing. Pasalnya, jenis batik printing juga diproduksi di beberapa negara lain. Batik tulis memang hanya diproduksi di Indonesia dan Batik tulis yang terkenal hingga mendunia itu motif batik cirebon Megamendung.

Tak hanya Batik megamendung bahkan batik khas daerah lainpun terkenal hingga mancanegara, beberapa artis mancanegara juga memakai batik untuk pakaian sehari-hari contohnya Tom Cruise dan Angelina Jolie.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Diskon Akhir Tahun Batik Trusmi

batik cirebonBatik Cirebon – Pusat Grosir Batik Trusmi yang mempunyai toko Paling luas di Daerah Cirebon ini sedang mengadakan Diskon akhir tahun besar-besaran dimulai dari kain batik tulis,kain batik cap, dan berbagai macam batik yang disediakan diskon besar-besaran.

Batik Cirebon – Tak hanya batik saja Pusat grosir batik trusmi menyediakan berbagai oleh-oleh khas cirebon seperti sirup Tjampolay,aneka makanan ringan dan Kerajinan tangan khas cirebon.

Pusat Grosir Batik Trusmi tak hanya menjual batik saja tetapi mempunyai lahan parkir yang sangat luas dekat dengan Kuliner khas cirebon sehingga pengunjung tidak usah jauh-jauh mencari makanan khas cirebon terutama Empal Gentong.

” Ini batik yang saya cari-cari yaitu batik khas Cirebon batik Megamendung motifnya indah sekali cocok untuk dijadikan pakaian sehari-hari dan diskon nya benar fantastis “,ujar Pengunjung Pusat Grosir Batik Trusmi.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon Megamendung di Batik Trusmi

batik cirebonBatik Cirebon – Anda pencinta batik? Senang mengenakan busana dengan bahan atau motif batik? Tak ada salahnya berkunjung ke Batik Trusmi. Terletak di Jalan Diponegoro Medan, Anda bisa mendapatkan aneka busana berbahan batik.

“Di Batik Trusmi ini, kita menawarkan batik khas dari Cirebon. Ada beberapa motif batik khas Cirebon yang kita tawarkan yaitu batik motif keratonan, batik motif mega mendung dan batik motif kompeni,” ujar Desi, Store Manager Batik Trusmi Medan, Sabtu (28/11/2015).

Batik Cirebon – Ia menuturkan, batik motif keratonan yaitu batik yang menampilkan motif-motif hewan. Lalu batik motif mega mendung yaitu motif-motif awan dan motif kompeni yaitu batik dengan motif-motif orang.

“Tiga motif itu adalah motif yang memang ciri khasnya Batik Cirebon. Di Batik Cirebon, selain menawarkan motif yang memang khas, warna-warnanya juga khas. Batik Cirebon warna-warnanya lebih cerah,” tuturnya.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Pengusaha batik Pekalongan diminta siap hadapi MEA

Batik Cirebon – Serikat Batik Pasir Sari Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meminta para pengusaha harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan melakukan inovasi dan kreativitas agar produksi tetap diminati konsumen.

Ketua Serikat Batik Pasir Sari Kota Pekalongan, Sodikin, di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pengusaha atau perajin batik harus jeli menggali informasi tentang produk yang dihasilkan oleh negara lain.

Batik Cirebon – “Selain mencermati pangsa pasar, kami minta pengusaha atau perajin batik harus melakukan inovasi dan kreativitas agar produksi yang dihasilkan tetap diminati konsumen,” katanya.

Menurut dia, pemberlakuan MEA harus dihadapi oleh perajin batik dan tidak dijadikan “momok” yang bisa mengendurkan semangat untuk menghasilkan produksi.

Juragan Batik – “MEA merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh perajin batik. Oleh karena, kami meminta pada mereka harus kreatif dan inovatif agar produksi yang dihasilkan tidak kalah bersaing dengan negara lain,” katanya.

Ia optimitis produk kerajinan batik Kota Pekalongan akan terus berkembang pada saat MEA diberlakukan.

“Selama ini, kerajinan batik sudah relatif terkenal di pasar domestik maupun mancanegara. Oleh karena, perberlakuan MEA tidak akan berpengaruh besar terhadap pasaran kerajinan batik jika perajin melakukan inovasi dan kreatif,” katanya. ( Batik Cirebon )